LAHAT, KABAREMPATLAWANG.COM – Usai pelaksanaan pelantikan 711 CPNS di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat, ratusan masyarakat Desa Banjarsari menggelar aksi demonstrasi dengan mengepung Kantor Pemkab Lahat, Senin (3/8/2026).
Sekitar 600 massa dalam aksi tersebut menyuarakan tuntutan terkait sengketa lahan yang berada dalam wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Bumi Gegap Gempita (BGG).
Erwin selaku ketua koordinator aksi meminta Bupati Lahat dan Wakil Bupati Lahat untuk menemui langsung masyarakat Desa Banjarsari.
” Kami minta Bupati Lahat dan wakil Bupati untuk bertemu dengan masyarakat desa Banjarsari,” ujar Erwin dalam orasinya di depan halaman Kantor Pemkab Lahat.
Aksi demonstrasi tersebut dipicu sengketa lahan warga Desa Banjarsari dengan PT BGG. Warga mengaku persoalan tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun dan belum mendapatkan penyelesaian terkait ganti rugi lahan.
Salah satu masyarakat Desa Banjarsari, Sulastri, menegaskan warga akan bertahan di halaman Pemkab Lahat jika tidak ada solusi dari pemerintah daerah.
” Bermalam hari ini teriak ” masa
Warga mengungkapkan persoalan lahan tersebut telah berlangsung belasan tahun tanpa adanya titik terang.
” sudah 16 tahun kami dizolimi Ini tuntutan dalam aksi warga Desa Banjarsari
Dalam aksi tersebut, warga juga menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya meminta pemerintah menindaklanjuti persoalan sengketa lahan dan menghentikan aktivitas PT BGG sampai permasalahan tersebut mendapatkan kejelasan.
” Pak menteri PT.BGG lapor bohong tanah sengketa bukan tanah sendiri
” Jangan kriminalisasi petani, kami bukan teroris terus ditekan
” Rudi Thamrin ketua tim terpadu masuk angin jangan buang badan copot jabatannya
” Tegakkan pasal 135 dan 136 undang undang Minerba * Stop aktivitas PT.BGG
Aksi demonstrasi warga Desa Banjarsari mendapat pengamanan dari aparat Kepolisian. Selain itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lahat turut dikerahkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Salah satu warga, Aminudin, mengatakan masyarakat akan bermalam di halaman Pemkab Lahat apabila tidak ada pertemuan dengan pemerintah daerah.
Dalam aksi tersebut, warga juga meminta Bupati Lahat membuat pernyataan terkait penyelesaian persoalan yang mereka hadapi.
Tuntutan kami minta Bupati Lahat buat pernyataan, dan warga Desa Banjarsari cukup sabar dan kami bukan pengemis Pemda Lahat harus menegakkan aturan sambil berteriak ” Allah hu Akbar”
Tak lama kemudian, Bupati Lahat Bursah Zarnubi menemui warga Desa Banjarsari yang menggelar aksi di halaman Pemkab Lahat.
Usai mengikuti sidang paripurna, Bupati Lahat Bursah Zarnubi langsung menemui masyarakat dan menanggapi tuntutan warga Desa Banjarsari.
” akan saya terima dan kita tanggapi serta dipelajari dahulu.
Namun, masyarakat tetap meminta agar persoalan tersebut diselesaikan pada hari yang sama. Warga bahkan menyatakan akan bermalam di halaman Pemkab Lahat apabila tidak ada penyelesaian.
” Salah satu emak emak yang tanah dijual oleh oknum warga Desa muaralawai. *
#Lahat #Banjarsari #PTBGG #BumiGegapGempita #SengketaLahan #PemkabLahat #BursahZarnubi #DemoWarga #BeritaLahat #SumateraSelatan #InfoLahat #BeritaSumsel #LahatTerkini #KabarLahat #ViralLahat #KabarEmpatLawang
