LUBUKLINGGAU, KABAREMPATLAWANG.COM – Polisi masih mendalami kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang pelajar SMK berinisial JN (15) di Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Hingga kini, penyidik telah memeriksa korban, terlapor, serta sejumlah saksi untuk mengungkap peristiwa tersebut.
Kanit PPA Satreskrim Polres Lubuklinggau, Ipda Dio Firmansyah, mengatakan pihaknya telah memeriksa korban, terlapor, dan tiga orang saksi terkait dugaan pengeroyokan tersebut.
"Terkait kasus pengeroyokan itu, sudah kami undang korban, terlapor, dan para saksi. Untuk saksi ada tiga orang yang sudah diperiksa. Nanti ke depannya akan kami coba pertemukan terlapor dengan korban untuk mediasi karena mereka masih sama-sama anak-anak," katanya, Sabtu (25/7/2026).
Berdasarkan laporan korban, Dio menjelaskan bahwa korban hanya melaporkan satu orang terduga pelaku berinisial S. Namun, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang turut terlibat dalam kejadian tersebut.
"Yang diduga pelaku berdasarkan laporan si korban cuma satu orang yakni S. Kemarin (23/7/2026) kami undang juga korban ke Polres Lubuklinggau dan dia bilang ribut awalnya dengan satu orang yakni terlapor berinisial S," ungkapnya.
"Sementara yang gerombolan pelajar yang memukulnya tidak kenal dia. Bahkan terlapor juga tidak tahu siapa saja yang ikut melakukan pemukulan. Ini masih kita gali lagi," sambungnya.
Dio mengatakan pihaknya akan lebih mengedepankan upaya mediasi sebelum mengambil langkah hukum lebih lanjut. Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan masa depan para pihak yang masih berstatus pelajar.
"Untuk proses ke depannya nanti akan kami coba pertemukan dulu dengan korbannya karena mereka semua masih pelajar. Kita tidak bisa memaksa, tapi akan kami coba karena demi masa depan anak. Makanya akan kami coba pertemukan dulu untuk upaya damai," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang pelajar SMK di Lubuklinggau berinisial JN (15) diduga menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh belasan pelajar. Korban menduga jumlah pelaku mencapai 13 orang yang terdiri dari pelajar SMP dan SMA.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Danau Cewok, Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau, pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Berdasarkan keterangan korban, awalnya ia diajak oleh seorang teman dekatnya ke lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, korban diduga langsung diajak berkelahi oleh rombongan pelajar tersebut. Setelah menolak ajakan itu, korban tiba-tiba dijambak, dipukul, dan ditendang oleh gerombolan pelajar tersebut.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka memar di bagian dada dan kepala serta mengalami trauma. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Lubuklinggau untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. *
#Lubuklinggau #Sumsel #Kriminal #Berita #KabarEmpatLawang #KasusPengeroyokan #PolresLubuklinggau
