Notification

×

Iklan

Advertisement

Tag Terpopuler

Krisis Air Bersih Melanda Pagar Alam, Warga Dempo Tengah dan Dempo Selatan Kesulitan Air

Senin, 03 Agustus 2026 | Agustus 03, 2026 WIB Last Updated 2026-08-04T00:34:08Z


PAGAR ALAM, KABAREMPATLAWANG.COM – Krisis air bersih melanda dua kecamatan di Kota Pagar Alam, yakni Kecamatan Dempo Tengah dan Dempo Selatan. Kondisi tersebut terjadi akibat musim kemarau yang menyebabkan sejumlah sumur milik warga mengering sehingga masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari.


"Hampir setiap hari kami harus mengambil air dari dusun sebelah," ungkap Zuhairi (55), warga Dusun Darang Dalo, Kecamatan Dempo Tengah, Senin (3/8/2026).


Akibat kondisi tersebut, masyarakat terpaksa mencari sumber air lain yang masih tersedia. Sebagian warga mengambil air dari mata air umum, sementara sebagian lainnya mengandalkan aliran Sungai Lematang.


Air yang diperoleh kemudian diangkut menggunakan jeriken untuk memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga, mulai dari memasak, mandi, mencuci, hingga kebutuhan konsumsi.


"Kadang harus antre karena banyak warga dari daerah lain yang juga mengambil air di lokasi yang sama," jelasnya.


Zuhairi mengaku, sejak sumur di lingkungan tempat tinggalnya tidak lagi mengeluarkan air, dirinya hampir setiap hari harus menempuh perjalanan sekitar lima kilometer menuju mata air di dusun tetangga. Air yang diperoleh kemudian dibawa pulang menggunakan jeriken bersama warga lainnya.


"Hampir setiap hari kami harus mengambil air dari dusun sebelah. Kadang harus antre karena banyak warga dari daerah lain yang juga mengambil air di lokasi yang sama," jelasnya.


Kondisi serupa juga dialami masyarakat di Kecamatan Dempo Selatan. Ketika sumur tidak lagi dapat dimanfaatkan, warga memilih menggunakan aliran Sungai Lematang sebagai sumber utama untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.


Mathan (60), warga Dusun Tanah Pilih, mengatakan persoalan kekurangan air bersih hampir selalu terjadi setiap musim kemarau. Menurutnya, Sungai Lematang menjadi salah satu sumber air yang masih dapat dimanfaatkan masyarakat ketika kondisi tersebut berlangsung.


"Kalau musim kemarau datang, kami memang bergantung pada air Sungai Lematang untuk kebutuhan sehari-hari," katanya.


Senada, Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah membenarkan adanya kekeringan di sejumlah wilayah di Pagar Alam. Untuk mengantisipasi kekeringan semakin meluas, pihaknya akan menyiapkan mobil tangki air untuk memasok kebutuhan air bersih bagi masyarakat.


"Proyek tersebut menjadi angin segar di tengah kekhawatiran yang selalu muncul setiap musim kemarau," jelasnya.


Dirinya menambahkan, keberadaan instalasi pengolahan air minum yang lebih memadai diharapkan dapat memperkuat ketahanan pasokan air bersih, terutama bagi masyarakat di wilayah Dempo Selatan yang selama ini kerap mengalami kesulitan memperoleh air saat musim kemarau.


"Selama ini, keterbatasan akses terhadap air bersih kerap menjadi tantangan yang memengaruhi aktivitas sehari-hari masyarakat," jelasnya. *


#PagarAlam #KrisisAirBersih #Kekeringan #MusimKemarau #DempoTengah #DempoSelatan #SungaiLematang #AirBersih #SumateraSelatan #BeritaPagarAlam #InfoPagarAlam #BeritaSumsel #KabarEmpatLawang

×
Berita Terbaru Update