Notification

×

Iklan

Advertisement

Tag Terpopuler

Putus Sekolah karena Pandemi, Mimpi Mesi Jadi Guru Kembali Menyala Berkat Program Pertamina

Selasa, 28 Juli 2026 | Juli 28, 2026 WIB Last Updated 2026-07-28T13:16:48Z


PALI, KABAREMPATLAWANG.COM– Enam tahun lalu, Mesi Saputri harus mengubur mimpinya menjadi seorang guru setelah terpaksa putus sekolah saat masih duduk di kelas X SMA akibat kesulitan ekonomi yang dialami keluarganya pada masa pandemi COVID-19.


Kini, perempuan berusia 21 tahun asal Desa Pengabuan, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, itu kembali merajut harapan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi setelah berhasil lulus Ujian Kesetaraan Paket C pada pertengahan Juni 2026.


Kesempatan tersebut hadir melalui program Sekolah Kembali yang diinisiasi PT Pertamina EP (PEP) Adera Field, bagian dari Subholding Upstream Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4, bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Nurul Ilmi dan PKBM Tiga Dewa.


"Kalau tidak ada program Sekolah Kembali dari PEP Adera Field, mungkin saya tidak bisa melanjutkan sekolah. Sekarang saya bersiap mendaftar kuliah jurusan PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar). Sejak kecil saya ingin menjadi guru," ujar Mesi di PALI, Selasa.


Mesi merupakan satu dari 71 warga putus sekolah di Kabupaten PALI yang mengikuti program tersebut. Selain mendapatkan materi pembelajaran nonformal yang mencakup 15 mata pelajaran, para peserta yang rata-rata berusia 20 hingga 25 tahun juga dibekali berbagai keterampilan praktis, seperti menjahit pakaian dan membuat tas.


Sembari menunggu proses pendaftaran kuliah, Mesi memanfaatkan keterampilan menjahit yang diperolehnya untuk membuka usaha rumahan.


"Alhamdulillah, sekarang ada saja tetangga yang minta mengecilkan celana atau menjahit baju. Rata-rata pendapatan sekitar Rp400 ribu per bulan, lumayan untuk membantu penghasilan suami," katanya.


Staf Khusus Bupati PALI, Supran Mastura, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pertamina dalam menghadirkan program yang membuka akses pendidikan sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang sempat terhambat pendidikannya.


Sementara itu, Manager Community Involvement and Development (CID) PHR, Iwan Ridwan Faizal, menjelaskan program Sekolah Kembali dirancang untuk memberikan kesempatan kedua kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan melalui jalur pendidikan nonformal yang dipadukan dengan pemberdayaan ekonomi.


"Di balik mereka yang belum sempat mengenyam pendidikan, selalu ada mimpi yang menunggu untuk diwujudkan. PEP Adera Field hadir untuk mengembalikan harapan itu agar masyarakat dapat meretas masa depan yang lebih baik," kata Iwan. *


#PALI #Pertamina #Pendidikan #SekolahKembali #PaketC #PGSD #SumateraSelatan #PertaminaEPAderaField #PHR #Inspiratif #KabarEmpatLawang

×
Berita Terbaru Update