EMPAT LAWANG, KABAREMPATLAWANG.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang terus berupaya memperluas jangkauan layanan telekomunikasi hingga ke wilayah perdesaan yang masih mengalami keterbatasan akses jaringan internet dan komunikasi.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni mengusulkan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) di lima desa yang dinilai membutuhkan penguatan infrastruktur telekomunikasi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan, Rika Efianti, mengatakan, kelima desa tersebut saat ini tengah dipersiapkan untuk masuk dalam pengusulan program pembangunan BTS.
Namun, sebelum usulan diajukan, pemerintah daerah harus memastikan seluruh data terkait kondisi wilayah dan kebutuhan masyarakat telah diperbarui.
“Data yang diperlukan dalam penginputan e-Signal antara lain jumlah kepala keluarga (KK), titik koordinat lokasi, jarak desa atau permukiman dengan tower BTS terdekat, kondisi dan ketersediaan jaringan telekomunikasi, serta kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, termasuk sumber dan rata-rata penghasilan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Rika, data tersebut menjadi bagian penting dalam proses verifikasi. Pemerintah perlu memiliki gambaran yang akurat mengenai kondisi jaringan di setiap wilayah sebelum menentukan lokasi yang menjadi prioritas pembangunan.
Pendataan juga dilakukan untuk memastikan pembangunan BTS nantinya benar-benar menyasar kawasan yang mengalami kesenjangan akses telekomunikasi.
“Data yang lengkap dan valid akan memberikan gambaran nyata kondisi di lapangan sehingga kebutuhan pembangunan infrastruktur telekomunikasi dapat dipetakan secara lebih tepat,” katanya.
Di tingkat kabupaten, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Empat Lawang, Sumitro Sukma Bahagia, bersama pihak terkait akan melakukan koordinasi dan pemutakhiran data pada lima desa yang masuk dalam sasaran usulan.
Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pemenuhan persyaratan administrasi sekaligus proses verifikasi usulan pembangunan BTS.
Pemkab Empat Lawang berharap penambahan infrastruktur telekomunikasi tidak hanya memperkuat akses komunikasi masyarakat, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas terhadap pemanfaatan teknologi digital di desa.
“Percepatan pembangunan BTS ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mengurangi kesenjangan akses telekomunikasi serta mewujudkan pemerataan konektivitas digital hingga ke wilayah perdesaan di Kabupaten Empat Lawang,” ungkapnya. *
