Notification

×

Iklan

Advertisement

Tag Terpopuler

Kabut Asap Makin Pekat di Muratara, Warga Keluhkan Bau Menyengat

Kamis, 17 September 2026 | September 17, 2026 WIB Last Updated 2026-09-17T23:50:22Z


MURATARA, KABAREMPATLAWANG.COM – Kabut asap pekat menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, sejak sepekan terakhir.


Kondisi tersebut mulai mengganggu aktivitas masyarakat. Selain menurunkan jarak pandang, kabut asap juga disertai bau menyengat seperti kayu terbakar yang terutama terasa pada pagi hari.


Pantauan di lapangan, Kamis (17/9/2026), kabut asap mulai terasa sejak sekitar pukul 04.00 WIB hingga 09.30 WIB.


Kabut terlihat cukup pekat di sejumlah titik, di antaranya Simpang Empat Kampung Belum Merdeka (KBM), Kecamatan Karang Dapo, Kecamatan Rawas Ilir, dan Kecamatan Nibung.


Kondisi jarak pandang yang menurun membuat pengendara harus lebih berhati-hati. Salah seorang pengendara, Yanto (29), mengatakan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebenarnya sudah dirasakan sejak beberapa waktu terakhir.


Namun, menurutnya, kondisi pada Kamis pagi jauh lebih pekat dibandingkan hari sebelumnya.


“Dengan kabut asap yang sangat tebal sehingga sangat mengganggu jarak pandang. Saya harus mengurangi kecepatan. Baunya juga sangat pekat sekali,” kata Yanto.


Selain mengganggu jarak pandang, kabut asap juga mulai menjadi perhatian karena banyak anak sekolah yang beraktivitas pada pagi hari tanpa menggunakan masker.


Padahal, kelompok anak-anak termasuk masyarakat yang berpotensi terpapar langsung asap karhutla ketika kualitas udara memburuk.


Sementara itu, Herman, pemilik warung di Rantau Kadam, mengaku kabut asap semakin hari terasa semakin pekat dan baunya kian menyengat.


“Lah lamo dek kayak ini tiap hari. Sejak musim kebakaran hutan dan lahan ini. Ditambah kami sulit air, karena panjang nian kemarau sekarang,” ujarnya.


Warga berharap penanganan terhadap sumber asap dapat segera dilakukan sehingga kondisi udara kembali membaik dan aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.


Terlebih, kabut asap yang muncul pada pagi hari berpotensi mengganggu pengguna jalan serta meningkatkan paparan asap bagi masyarakat yang beraktivitas di luar rumah. *


#Muratara #KabutAsap #Karhutla #KarhutlaMuratara #SumateraSelatan #MusirawasUtara #KarangDapo #RawasIlir #Nibung #RantauKadam #KebakaranHutan #KebakaranLahan #KabutAsapSumsel #BeritaMuratara #InfoMuratara #KabarEmpatLawang

×
Berita Terbaru Update