Notification

×

Iklan

Advertisement

Tag Terpopuler

BP3MI Sumsel Telusuri Keberadaan 2 Warga Empat Lawang yang Tak Kembali dari Tur Korea Selatan

Rabu, 07 Oktober 2026 | Oktober 07, 2026 WIB Last Updated 2026-10-07T11:50:16Z


EMPAT LAWANG, KABAREMPATLAWANG.COM - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatra Selatan menelusuri keberadaan dua warga asal Kabupaten Empat Lawang yang dilaporkan tidak kembali bersama rombongan tur setelah melakukan perjalanan ke Korea Selatan.


Informasi mengenai kedua warga tersebut sebelumnya beredar melalui akun Instagram @empatlawangupdate_. Dalam unggahannya, disebutkan bahwa Monica Yolanda dan Marsyah Olifia Rigina meninggalkan rombongan setelah masuk ke Korea Selatan pada 17 September 2026 melalui HQ Semesta Travel menggunakan visa grup untuk perjalanan wisata.


Kepala BP3MI Sumsel Waydinsyah mengatakan, pihaknya menerima informasi tersebut pada Selasa (6/10/2026) melalui media sosial.


“Memang di situ [Instagram] ada warga negara Sumsel yang melaksanakan perjalanan melalui travel HQ Semesta, tetapi sampai waktu yang ditentukan tidak kembali pulang,” ujarnya saat dikonfirmasi di kantornya, Selasa (6/10/2026).


Menurut Waydinsyah, BP3MI Sumsel juga menerima informasi dari pemerintah pusat mengenai surat Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul terkait perkembangan laporan orang hilang di Jeju, Korea Selatan, yang disertai dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).


Namun, dia menegaskan belum ada kepastian bahwa kedua warga asal Empat Lawang tersebut merupakan bagian dari kasus orang hilang di Jeju ataupun berkaitan dengan dugaan TPPO.


"Ini belum pasti dapat divalidasi kebenarannya, apakah ada hubungan. Karena memang pemerintahnya belum melaporkan kepada pemerintah kita,” tuturnya.


Waydinsyah mengatakan, BP3MI Sumsel masih menelusuri kemungkinan keterkaitan antara laporan mengenai dua warga Empat Lawang, kasus orang hilang di Jeju, dan informasi mengenai keberangkatan warga Indonesia ke Korea Selatan untuk bekerja.


“Ya belum [pasti], kita belum bisa memastikan dua orang dari warga Empat Lawang itu apakah salah satu termasuk dari kasus yang di Jeju ini,” jelas dia.


Untuk menelusuri keberadaan kedua warga tersebut, BP3MI Sumsel telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang.


Namun, koordinasi tersebut belum menghasilkan informasi yang dapat memastikan posisi kedua warga maupun keterkaitannya dengan kasus di Jeju.


Di sisi lain, BP3MI Sumsel mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran bekerja di Korea Selatan melalui jalur yang tidak sesuai dengan ketentuan.


Apabila kedua warga tersebut ditemukan dan membutuhkan perlindungan sebagai pekerja migran, BP3MI Sumsel akan berkoordinasi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) dan Kementerian Luar Negeri.


“Kalau benar itu ada warga Sumsel, maka kita memastikan memfasilitasi kepulangannya dengan bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota,” imbuhnya.


Sementara itu, pemilik HQ Semesta Travel, Rhaty, mengatakan Monica Yolanda dan Marsyah Olifia Rigina merupakan peserta tur yang masuk ke Korea Selatan pada 17 September 2026 menggunakan Visa Group yang diproses melalui data perusahaan travel tersebut.


Menurutnya, kedua peserta tersebut bukan orang asing baginya sehingga pihak travel sebelumnya tidak menaruh kecurigaan.


“Kami sama-sama berasal dari daerah yang sama, lingkungan kampung yang sama, dan sudah saling mengenal sejak sekolah,” ujarnya.


Rhaty mengatakan pihaknya sejak awal telah menghubungi kedua peserta dan keluarga mereka untuk memberikan kesempatan pulang serta menyelesaikan persoalan tersebut dengan baik. Namun, upaya tersebut belum mendapatkan respons dari keduanya.


“Karena dampak yang cukup besar ya. Provider visa kami yang menangani perjalanan ini bisa mengalami suspend bahkan dengan kasus seperti ini bisa sampai diblacklist oleh Kedutaan Korea,” pungkasnya. *


#EmpatLawang #KoreaSelatan #BP3MISumsel #PekerjaMigranIndonesia #KBRISeoul #Jeju #TPPO #SumateraSelatan #BeritaEmpatLawang #BeritaTerkini #KabarEmpatLawang

×
Berita Terbaru Update